Ciri-Ciri Jamur Berdasarkan Jenisnya

Jamur Tiram

Jamur tiram memiliki nama ilmiah Pleurotus ostreatus, jamur ini memiliki berbagai manfaat yang baik untuk kesehatan tubuh. Beberapa manfaat dari jamur tiram yaitu dapat mencegah anemia, meningkatkan sistem imunitas, mampu melawan kolesterol, mencegah bakteri-bakter jahat tumbuh dalam tubuh dan mampu mencegah terjadinta tumor dan kanker.

Jenis jamur ini merupakan jamur yang banyak dikomsumsi dan termasuk jamur yang paling populer di kalangan masyarakat Indonesia,alasan yang mendasar karena jamur tiram dapat mudah ditemui di banyak tempat. Jamur tiram banyak dibudidayakan di Indonesia dengan media tanam serbuk kayu yang steril kemudian dikemas dalam kantung plastik warna putih serta di letakkan pada suhu ruangan lembab.

Memiliki bentuk tangkai tudung mirip dengan cangkang kerang dengan bagian atas memiliki cekungan di tengah, jamur ini berwarna putih sampai cream.

Jamur Kancing

Jamur kancing merupakan salah satu jenis jamur komsumsi lainnya. Disebut dengan nama jamur kancing karena jamur ini memiliki bentuk yang mirip dengan kancing pakaian. Jamur ini memiliki bentuk bulat dengan warna putih bersih, krem dan coklat.

Jamur kancing memiliki nama latin Agaricus bisporus memiliki banyak manfaat. Setiap butir jamur kancing dengan ukuran besar memiliki kandungan sodium, bebas lemak dan kaya akan vitamin (seperti vitamin B dan pottasium) selain itu jamur kancing memiliki kandungan mineral yang tinggi dan rendah kalori serta memiliki rassa manis.

Selain karna memiliki banyak manafaat yang didapatkan, banyak negara di dunia membudidayakan jenis jamur ini karena jamur ini memiliki harga yang sedikit mahal sehingga menjadikan sebagai peluang usaha yang menggiurkan.

Jamur Merang

Jamur merang memiliki nama ilmiah Volvoriella Volvaceae, merupakan jenis jamur yang memiliki total produksi 16% didunia. Banyak dibudidayakan didaerah beriklim tropis dan subtropis, seperti negara-negara di Asia Tenggara dan sebagian negara Eropa.

Jamur merang dapat dengan mudah ditemui dipasar dan dijual dalam keadaan segar atau sudah diawetkan dalam gelas atau kantung plastik. Memiliki tekstur lemur dan rasa yang manis, sehingga banyak disukai.

Kandungan yang terdapat pada setiap satu buah jamur mengandung 3,2 gram protein dan akan bertambah menjadi 16 gr dalam keadaan kering. Kemudian kalsium 51 mg dan fosfor 223 mg serta 105 kj kalori dan lemak 0,9 gr.

Banyak manfaat yang didapat dari mengkomsumsi jamur merang, diantaranya mengandung kolesterol rendah, bermanfaat bagi penderita diabetes, mencegah timbulnya sel kanker, baik untuk diet dan meningkatkan daya imun tubuh, dapat memperkuat tulang, mencegah darah rendah atau anemia, sangat baik bagi penderita sakit jantung, terbeda dari radikal bebas dan terakhir cocok untuk pengkonsumsi vegetarian.

Jamur Shitake/ jamur payung

Jamur shitake merupakan jamur yang banyak dikomsumsi oleh orang-orang asia, terutama di negara Jepang dan Tiongkok. Orang asia mengenal jamur ini dengan sebutan Chinese Black Mushroom. Sejak tahun 2000 jamur ini sudah dikenal sebagai jamur yang baik untuk dikomsumsi.

Sekita 900 tahun yang lalu penduduk Cina sudah banyak membudidayakan jamur ini secara tradisional dan mulai dikomersilkan secara massa sekitar tahun 1940 di negeri Sakura Jepang.

Terdapat beberapa manfaat jika mengkomsumsi jamur shitake ini antara lain untuk melancarkan sirkulasi darah, memulihkan kelelahan, sebagai sumber energi dan meredakan gangguan hati.

Jamur Kuping

Jamur kuping terdiri dari tiga jenis yaitu jamur kuping putih (Tremella fuciformis), jamur kuping hitam (Auricularia polytricha) dan jamur kuping merah (Auricularia auricula-judae). Dari ketiga jenis itu orang Indonesia biasanya mengkonsumsi jamur kuping hitam.

Bagi orang Indonesia jamur ini mudah ditemukan terutama di alam yang biasanya tumbuh pada batang yang sudah lapuk.

Manfaat dari jamur kuping adalah mengatasi hipertensi, anemia, mengobati ambeien dan mnegurangi penyakit panas akibat luka bakar.

Selengkapnya di https://goo.gl/P9eoWx