Daftar Ulang SNM PTN, Lebihkan Kuota Penerimaan Mahasiswa

Daftar Ulang SNM PTN, Lebihkan Kuota Penerimaan Mahasiswa

Daftar Ulang SNM PTN, Lebihkan Kuota Penerimaan Mahasiswa

Daftar Ulang SNM PTN, Lebihkan Kuota Penerimaan Mahasiswa

Daftar Ulang SNM PTN, Lebihkan Kuota Penerimaan Mahasiswa

Pelaksanaan seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri (SNM PTN) memasuki tahap daftar ulang. Seluruh peserta yang dinyatakan lolos seleksi bisa ke kampus penerima. Proses daftar ulang adalah syarat bahwa peserta bersedia melanjutkan pendidikan di kampus tersebut.

Di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), prosesi pendaftaran ulang dibuka Rektor ITS Prof Joni Hermana pukul 08.00. Tercatat ada 1.059 calon mahasiswa baru (camaba) yang berhasil lolos seleksi. Sebanyak 209 di antaranya diterima lewat jalur bidikmisi.

Ketua Tim Penerimaan Mahasiswa Baru ITS Dr Eng Siti Machmudah ST MEng menjelaskan, penerimaan tahun ini sedikit dilebihkan. Yakni, 5 persen dari kuota awal yang disediakan. Alasannya, untuk mengantisipasi camaba yang mengundurkan diri atau tidak daftar ulang. ”Tujuannya meminimalisasi bangku kosong pada jalur SNM PTN,” terangnya Selasa (16/5).

Tahun ini, jumlah peserta terbanyak yang diterima melalui jalur seleksi prestasi di ITS berada di departemen teknik mesin. Yakni, sebanyak 69 orang. Sejumlah 14 di antaranya dari bidikmisi.

Sementara itu, camaba termuda dari jalur SNM PTN di ITS adalah Mitha Rabiyatul Nufus. Siswi kelahiran 10 Oktober 2000 itu berasal dari SMAN 1 Komodo Manggarai Tengah, NTT. Dia diterima di departemen statistika.

Tahun ini ITS menerima tiga hafiz dari jalur SNM PTN. Yakni, Abdurrahman Auf di departemen teknik mesin, Moh. Habib Al Fahri di departemen arsitektur, dan Naufal Hibatullah di departemen teknik material. ”Ketiganya berasal dari SMAS Darul Quran Bogor,” imbuhnya.

Pada hari itu, tiga camaba tersebut menjalani tes hafalan Alquran. Tes dipandu Dekan Fakultas Teknologi Infomasi ITS Dr Agus Zainal Arifin. Ketiganya diminta melanjutkan ayat dan diminta membacakan ayat tertentu. Dalam tes itu, mereka lolos.

Proses daftar ulang tidak boleh diwakilkan. Para peserta harus datang sendiri. Mereka juga tidak boleh terlambat. Sebab, terlambat lebih dari 30 menit akan dinyatakan gugur atau dianggap mengundurkan diri.

Pada kegiatan daftar ulang Selasa itu, para peserta melakukan verifikasi biodata. Hasil verifikasi akan menentukan camaba tersebut bisa lanjut daftar ulang atau tidak sebagai maba di ITS.

Secara terpisah, proses daftar ulang juga dilaksanakan di Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA).

Pada kegiatan tersebut, ada sekitar 100 camaba yang dinyatakan gugur. Sebab, pada proses verifikasi seminggu sebelumnya, mereka tidak datang. ”Ada yang membuat surat pengunduran diri, tapi jumlahnya tidak lebih dari 10 orang,” ujar Wakil Rektor 1 UINSA Syamsul Huda.

Syamsul meyakini, masalahnya masih sama dengan tahun-tahun sebelumnya. Yakni, camaba memilih jurusan yang tidak sesuai keinginan. Selain itu, pendaftaran SNM PTN gratis, sehingga tidak ada beban jika tidak diambil. Meski tidak ada blacklist bagi sekolah tempat siswa itu berasal, ada konsekuensi pengurangan kuota penerimaan. ”Kan jadinya merugikan adik kelasnya,” tuturnya.

Ketua BAKPK Universitas Negeri Surabaya (Unesa) Ratih Pudjiastuti mengungkapkan,

Selasa (16/5) ada 1.208 peserta SNM PTN yang mendaftar ulang. Masih ada 407 peserta lagi yang belum mendaftar ulang dari total 1.615 peserta. Para peserta yang belum daftar ulang masih ditunggu hingga hari ini. ”Kebijakan kita sampai besok, jadi kita tunggu sampai besok (hari ini, Red),” katanya.

Memang, Unesa menetapkan jadwal daftar ulang dua hari. Hari pertama itu dikhususkan untuk daftar ulang peserta SNM PTN yang diterima di lima fakultas. Sedangkan hari ini dikhususkan untuk peserta SNM PTN yang diterima di fakultas ilmu keolahragaan serta fakultas bahasa dan seni. ”Mereka harus dicek atau verifikasi portofolio,” jelasnya.

Salah seorang camaba yang mendaftar ulang adalah Jasmine Nadhifa. Alumnus SMAN 3 Sidoarjo

itu memilih S-1 Desain Produk ITS dan S-1 Pendidikan Tata Busana Unesa. Dia diterima di pilihan kedua, pendidikan tata busana. ”Suka saja, saya merasa bisa,” ujar perempuan yang suka menggambar desain itu.

Wakil Rektor I UPN Veteran Jatim Ramdan Hidayat mengatakan, dari kuota SNM PTN sebanyak 932 kursi, ada 1.017 peserta yang diumumkan diterima SNM PTN. Dari jumlah tersebut, ada 930 peserta yang sudah mendaftar ulang. Melalui sistem itu, kata dia, proses seleksi atau menyaring dan mendapatkan calon mahasiswa yang berkualitas bisa lebih optimal. Terutama para calon mahasiswa dari SNM PTN dan SBM PTN

 

Sumber :

http://blog.umy.ac.id/herulampung/contoh-teks-eksplanasi-tentang-musim-kemarau/