DAMPAK DARI DEMOKRASI TERPIMPIN


DAMPAK DARI DEMOKRASI TERPIMPIN

DAMPAK DARI DEMOKRASI TERPIMPIN

DAMPAK DARI DEMOKRASI TERPIMPIN

Demokrasi terpimpin yang pernah diberlakukan di Indonesia ternyata memiliki dampak yang cukup signifikan dalam pemerintahan ini. Tidak hanya menimbulkan dampak yang positif, namun juga beberapa dampak negatif di dalamnya. Berikut adalah beberapa dampak tersebut.

Dampak positif yang dimiliki oleh sistem demokrasi terpimpin adalah Negara menjadi terhindar dari berbagai krisis dan juga perpecahan yang terjadi dan tak berkesudahan. Selain itu, adanya demokrasi terpimpin juga membantu Negara ini dalam mengembalikan Undang Undang Dasar sebagai suatu pedoman untuk mengendalikan pemerintahan di Negara ini.

Selain itu, ada juga dampak positif selanjutnya, yaitu menjadi tonggak awal dari terbentuknya lembaga Tinggi Negara yakni DPAS dan MPRS.

Adapun dampak negatif dari adanya sistem demokrasi terpimpin adalah adanya kekuasaan yang amat besar baik kepada predisen, MPR serta berbagai lembaga tinggi Negara yang lain sehingga ada peluang untuk disalahgunakan. Di samping itu, sistem ini juga memberlakukan adanya Dwifungsi bagi militer sehingga pada aktor militer diperbolehkan untuk ikut berpolitik.

Dampak dari sistem ini juga terbilang cukup besar pada sektor politik di Indonesia saat itu. Yaitu adanya kepemimpinan dari kaum PKI dan kalangan borjuis yang memicu banyak penolakan dari masyarakat kala itu. Belum lagi dengan tingginya tingkat korupsi pada kalangan birokrat Negara dan militer yang menyebabkan menurunnya pendapatan Indonesia dan akhirnya terjadi inflasi.


Baca Juga :