Diperlukan Kombinasi Akademisi dan Praktisi dalam mengajar di Universitas

Diperlukan Kombinasi Akademisi dan Praktisi dalam mengajar di Universitas

Diperlukan Kombinasi Akademisi dan Praktisi dalam mengajar di Universitas

Diperlukan Kombinasi Akademisi dan Praktisi dalam mengajar di Universitas

Menristek Dikti M. Nasir mengatakan perguruan tinggi harus bisa bergerak cepat

agar tidak tertinggal dengan perkembangan IT yang sangat cepat. Salah satunya dengan melakukan perubahan kurikulum dan sistem mengajarnya.

Salah satu yang perlu dilakukan adalah mendatangkan praktisi kedalam kampus untuk memberikan ilmunya kepada mahasiswa. Jika ini dilakukan, menurutnya akan membuahkan hasil luar biasa dalam dunia pendidikan tinggi.

“Memang ada aturan pengajar harus S2, tapi kedepannya tidak harus seperti itu

. Meski hanya ijazah S1 bahkan D3 atau D4 tetapi memiliki pengalaman atau seorang praktisi, bisa mengajar, bisa menjadi dosen,” jelasnya di ITB, Jumat (2/1).

Ia mengatakan kurikulum pendidikan harus mengikuti perubahan jaman dan aturan yang menghambat, menurutnya akan ia hapus dan diganti dengan aturan baru yang bisa mempercepat perkembangan universitas di Indonesia. Bahkan jika perlu membuat program studi yang mendukung terciptanya lulusan bidang IT terkini.

Sementara Rektor ITB Kadarsyah Suryadi mengatakan untuk program studi khusus sebenarnya sudah ada, namun baru untuk tingkat S2.

“Kami membuka masukan dari praktisi, terutama untuk menentukan prodi macam apa

yang dibutuhkan dimasa mendatang,” tegasnya. Jo

 

Baca Juga :