Faktor-faktor luar negeri yang dapat mempercepat timbulnya pergerakan nasional , antara lain:


Faktor-faktor luar negeri yang dapat mempercepat timbulnya pergerakan nasional , antara lain:

  1. Kemenangan Jepang melawan Rusia pada tahun 1905
  2. Masuknya paham-paham baru ke Indonesia
  3. Liberalisme

Liberalisme diartikan kebebasan. Perjuangan ekonomi liberal dengan mengecam pemerintah yang ikut campur tangan dalam masalah perekonomian.

  1. Nasionalisme

Nasionalisme adalah suatu paham yang dapat memberi ilham kepada sebagian penduduk untuk bersatu dan dengan rasa kesetiaan yang mendalam megabdi kepentinganbangsa dan negara.

  1. Sosialisme

Sosialisme muncul akibat adanya perkembangan industrialisasi yang ada di Eropa. Industrialisasi merupakan dampak dari adanya kebebasan individu dalam bidang ekonomi yang akhirnya melahirkan golongan kapitalisme atau pemilik modal.

  1. Demokrasi

Adalah suatu sistem pemerintahan yang berasal dari rakyat, baik secara langsung maupun tidak langsung.

  1. Komunisme

Komunisme di indonesia menyebar ketika paham tersebut di bawa oleh pelajar indonesia yang belajar di negara-negara komunis seperti rusia kemudaian membawanya ke indonesia.

Organisasi Dan Tokoh Pergerakan Indonesia

  • Budi Utomo.

Budi Utomo (ejaan Soewandi: Boedi Oetomo) adalah sebuah organisasi pemuda yang didirikan oleh Dr. Sutomo dan para mahasiswa STOVIA yaitu Goenawan Mangoenkoesoemo dan Soeraji pada tanggal 20 Mei 1908. Digagaskan oleh Dr. Wahidin Sudirohusodo. Organisasi ini bersifat sosial, ekonomi, dan kebudayaan tetapi tidak bersifat politik. Berdirinya Budi Utomo menjadi awal gerakan yang bertujuan mencapai kemerdekaan Indonesia walaupun pada saat itu organisasi ini awalnya hanya ditujukan bagi golongan berpendidikan Jawa.

  • Serikat Islam (SI).

Sarekat Islam awalnya bernama Sarekat Dagang Islam (SDI) yang didirikan oleh Haji Samanhudi tahun 1911 di Solo. Organisasi ini merupakan perkumpulan pedagang-pedagang Islam yang bertujuan menghidupkan kegiatan ekonomi pedagang Islam, khususnya di Jawa. Setelah berkembang pesat, pada tahun 1912, SDI berganti menjadi SI dan terbuka untuk seluruh umat Islam dari berbagai lapisan masyarakat.

  • Indische Partij (IP).

Indische Partij adalah partai politik pertama di Hindia Belanda, berdiri tanggal 25 Desember 1912. Didirikan oleh tiga serangkai, yaitu E.F.E. Douwes Dekker, Tjipto Mangunkusumo dan Ki Hajar Dewantara. Maksudnya adalah untuk mengganti Indische Bond yang merupakan organisasi orang-orang Indonesia dan Eropa di Indonesia. Hal ini disebabkan adanya keganjilan-keganjilan yang terjadi (diskriminasi) khususnya antara keturunan Belanda totok dengan orang

Sumber: http://linux.blog.gunadarma.ac.id/2020/07/14/jasa-penulis-artikel/