Kendala-kendala dalam Pelaksanaan Ekspor


Kendala-kendala dalam Pelaksanaan Ekspor

Kendala-kendala dalam Pelaksanaan Ekspor

Kendala-kendala dalam Pelaksanaan Ekspor

  1. Kepercayaan
  2. Belum kenalnya antara penjual dan pembeli
  3. Pemasaran
  4. Sistem kuota dan kondisi hubungan pelanggan dengan negara lain
  5. Keterikatan dalam anggota organisasi internasional
  6. Kurang pemahaman akan akan tersedianya kemudahan-kemudahan internasional
  7. Bahasa antar negara
  8. Kemampuan dan pemahaman transaksi luar negeri
  9. Pembiayaan komoditi ekspor
  10. Standarisasi barang ekspor
  11. Hubungan bilateral antara kedua Negara yang bertransaksi

2.1.4   Lembaga yang Terkait Dengan Ekspor

  1. Bank Indonesia

Tugas dan perananya:

  1. Mengatur ketentuan dan peraturan jual beli devisa.
  2. Menetapkan kurs jual/devisa dan mata uang asing.
  3. Menerima atas penjualan devisa hasil ekspor dari  bank yang menegosiasi wesel ekspor.
  4. Wesel berjangka atau tagihan berjangka lainnya yang dijual mempunyai waktu yang sekurang-kurangnya 15 hari dan selama-lamanya 260 hari.
  5. Menetapkan dan memberi izin kepada bank sebagai bank devisa yang dapat melaksanakan transaksi perdangan internasional.
  6. Bank Devisa

Tugas dan perananya:

  1. Sebagai advising bank maupun negotiating bank, menerima LC dari bank di luar negeri setelah diteliti keabsahannya, LC tersebut dicatat  diregristrasi kemudian membebankan biaya penerusan LC.
  2. Memriksa kelengkapan dokumen serta menagih ke opening bank di luar negeri untuk penyelesaian pembayarannya.
  3. Dapat memeberikan fasilitas kredit ekspor.
  4. Kantor Perdangan dan Industri

sumber :
https://pengetikan.co.id/bacon-camera-apk/