Konsep Budaya Dasar Dalam Kesustraan

Konsep Budaya Dasar Dalam Kesustraan

Sastra dan Kesusastraan

Konsep Budaya Dasar Dalam Kesustraan – Konsep Budaya Dasar Dalam Kesustraan – Sastra berasal dari kata castra berarti tulisan. Dari makna asalnya dulu, sastra meliputi segala bentuk dan macam tulisan yang ditulis oleh manusia, seperti catatan ilmu pengetahuan, kitab-kitab suci, surat-surat, undang-undang, dan sebagainya. Sastra dalam arti khusus yang kita gunakan dalam konteks kebudayaan, adalah ekspresi gagasan dan perasaan manusia. Jadi, pengertian sastra sebagai hasil budaya dapat diartikan sebagai bentuk upaya manusia untuk mengungkapkan gagasannya melalui bahasa yang lahir dari perasaan dan pemikirannya.

Secara morfologis, kesusastraan dibentuk dari dua kata, yaitu su dan sastra dengan mendapat imbuhan ke- dan -an. Kata su berarti baik atau bagus, sastra berarti tulisan. Secara harfiah, kesusastraan dapat diartikan sebagai tulisan yang baik atau bagus, baik dari segi bahasa, bentuk, maupun isinya. Dalam konteks kesenian, kesusastraan adalah salah satu bentuk atau cabang kesenian yang menggunakan media bahasa sebagai alat pengungkapan gagasan dan perasaan senimannya. Sehingga sastra juga disamakan dengan cabang seni lain seperti seni tari, seni lukis, seni musik, dan sebagainya.

Konsep Budaya Dasar Dalam Kesusastraan

 

Pengertian seni

Seni adalah kreavitas yang telah ada (alamiah) maupun dibuat manusia diberbagai macam hal dididunia yang termasuk didalamnnya hal yang menarik dan membosankan tergantung pandangan masing-masing pribadi.
Kreavitas alamiah maksudnya kreativitas sang pencipta alam semesta dalam membuat alam yang sangat indah ini seperti yang kita bisa lihat sendiri hutan belantara, danau, laut dan langit yang biru, bintang-bintang yang bertebaran dilangit serta banyak lagi keindahan yang ada disekitar kita.

Seni tidak selalu menarik karena pandangan seseorang mengenai seni berbeda, misalnya anak muda sekarang cenderung meninggalkan budaya bangsa yang sejak dahulu ada seperti tarian daerah karena mereka memandang hal tersebut membosankan, tidak menarik bahkan ada yang menganggap itu hal yang sangat norak dan ketinggalan zaman.

Seni yang indah tidak sebatas pandangan seseorang, melainkan pandangan masing-masing pribadi yang mungkin dipengruhi trend dan pergaulan seseorang atau pandangan tersendiri dari seseorang walupun banyak orang anggap hal tersebut tidak meenarik, seperti lukisan abstrak sebagian orang akan menganggap itu seni yang indah sebagian mengatakan biasa dan sebagian lagi menganggap lukisan itu hanya sampah yang tidak berarti bagi mereka.
Pengertian Seni adalah ide, gagasan, persasaan, suara hati, gejolak jiwa, yang diwujudkan atau di expresikan, melalui unsur unsur tertentu, yang bersifat indah untuk memenuhi kebutuhan manusia walaupun banyak juga karya seni yang digunakan untuk binatang. Seni indah menurut ukuran yang menikmati.

Pendapat seni menurut para ahli:

1. Menurut Alexander Baum Garton Seni adalah keindahan dan seni adalah tujuan yang positif menjadikan penikmat merasa dalam kebahagiaan.
2. Emanuel Kant Seni adalah sebuah impian karena rumus rumus tidak dapat mengihtiarkan kenyataan.
3. Menurut Leo Tolstoy Seni adalah menimbulkan kembali perasaan yang pernah dialami.
4. Menurut Aristoteles Seni adalah bentuk pengungkapannya dan penampilannya tidak pernah menyimpang dari kenyataan dan seni itu adalah meniru alam.
5. Ki Hajar Dewantara Seni merupakan hasil keindahan sehingga dapat menggerakkan persasaan indah orang yang melihatnya, oleh karena itu perbuatan manusia yang dapat mempengaruhi dapat menimbulkan perasaan indah itu seni.

Sumber : https://ngelag.com/