Lahan Sempit, Perumahan Kota Bandung Harus Bertingkat

Lahan Sempit, Perumahan Kota Bandung Harus Bertingkat

Lahan Sempit, Perumahan Kota Bandung Harus Bertingkat

Lahan Sempit, Perumahan Kota Bandung Harus Bertingkat

Lahan Sempit, Perumahan Kota Bandung Harus Bertingkat

BANDUNG – Pertumbuhan penduduk di Kota Bandung

menjadikan permintaan perumahan tinggi. Disisi lain lahan yang tersedia semakin sempit. Untuk itu Walikota Bandung Ridwan Kamil mendorong pembangunan rumah berkonsep tingkat atau gedung keatas.

“Ketersediaan dan tingginya harga lahan menjadi sebuah kendala untuk pemenuhan tempat hunian, utamanya, yang bersifat landed house. Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung fokus dan menyeriusi masalah
perumahan yang bersifat vertikal semacam rumah susun,” katanya.

Emil, sapaan akrabnya, meneruskan, salah satu hal yang membuat fokus

pada pengembangan rumah susun karena hunian vertikal menjadi masa depan Kota Bandung sebagai rumah tinggal.

“Ada 30 titik yang tersebar di berbagai sudut kota bisa digunakan untuk hunian vertikal”

Namun, dia menegaskan khusus Bandung Utara, pihaknya tidak lagi menerbitkan izin pembangunan gedung yang memiliki ketinggian melebihi 4 lantai. Pasalnya, terang dia, hal itu dapat mengganggu infratruktur di kawasan tersebut.

Di Kota Bandung, lanjut dia, pihaknya mempersilakan para pengembang melakuan

pembangunan rumah vertikal, semacam apartemen, di wilayah Bandung Tengah, Bandung Selatan, dan Bandung Timur. Namun, tambah dia, khusus Bandung Tengah, bentuk bangunan aparteman harus bernuansa art deco. Itu karena, kilah dia, Bandung Tengah adalah kawasan heritage.

Ketua DPD Real Estat Indonesia (REI) Jabar, Yana Mulyana Supardjo, menegaskan, pihaknya sepakat dengan arah kebijakan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung berkenaan dengan pembangunan rumah vertikal.

“Ini dapat membuat kalangan pengembang dapat memudahkan pengembang untuk melakukan pembangunan,” ujar Yana

 

Sumber :

http://www.loljam.com/nukleus-dan-fungsinya/