Laporan akuntan atas review terhadap Informasi Keuangan Interim


Laporan akuntan atas review terhadap Informasi Keuangan Interim

Laporan akuntan atas review terhadap Informasi Keuangan Interim

Laporan akuntan atas review terhadap Informasi Keuangan Interim
Laporan akuntan atas review terhadap Informasi Keuangan Interim
Akuntan dapat mengizinkan penggunaan namanya dan pencantuman laporannya dalam komunikasi tertulis tentang informasi keuangan interim, jika akuntan tersebut telah melakukan review sebagaimana dijelaskan dalam paragraf-paragraf di atas. Jika terdapat pembatasan lingkup review atas informasi keuangan interim yang menyebabkan tidak dapat diselesaikannya review tersebut, akuntan harus melarang penggunaan namanya. Pembatasan lingkup review dapat berupa pembatasan oleh klien atau disebabkan hal-hal tertentu seperti saat pelaksanaan pekerjaan akuntan atau ketidakcukupan catatan akuntansi.
Bentuk laporan Review Akuntan
Laporan akuntan yang melampiri informasi keuangan interim yang telah di-review harus mencakup:
  1. Suatu judul yang berisi frasa “Laporan Akuntan Independen.”
  2. Identifikasi informasi keuangan interim yang di-review.
  3. Suatu pernyataan bahwa informasi keuangan adalah tanggung jawab manajemen perusahaan.
  4. Pernyataan bahwa review atas informasi keuangan interim dilakukan berdasarkan standar yang ditetapkan Ikatan Akuntan Indonesia.
  5. Uraian mengenai prosedur review atas informasi keuangan interim yang dilakukan.
  6. Suatu pernyataan bahwa review atas informasi keuangan interim dilakukan dengan lingkup yang jauh lebih sempit dibandingkan dengan audit berdasarkan standar auditing yang bertujuan untuk memberikan pendapat atas laporan keuangan secara keseluruhan. Oleh karena itu, dalam review terhadap informasi keuangan interim, akuntan tidak memberikan pendapat atas laporan keuangan secara keseluruhan.
  7. Suatu pernyataan apakah akuntan menemukan indikasi perlunya modifikasi material yang harus dilakukan agar informasi keuangan interim sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku umum di Indonesia.
  8. Tanda tangan, nama, nomor izin akuntan publik, dan/atau nomor register negara akuntan.
  9. Tanggal laporan review. Laporan dapat dialamatkan kepada perusahaan yang informasi keuangannya di-review, dewan komisarisnya, atau para pemegang sahamnya. Umumnya, laporan harus diberi tanggal berdasarkan tanggal selesainya review. Sebagai tambahan, setiap halaman informasi keuangan interim harus secara jelas diberi tanda “tidak diaudit”.

Sumber : https://ekonomija.org/