Metode-Metode Taksiran


Metode-Metode TaksiranMetode-Metode Taksiran

Terdapat metode taksiran yang juga dapat dipergunakan dalam penentuan harga pokok persediaan. Metode kadang-kadang diperlukan dengan pertimbangan:

  1. Perusahaan menghendaki penyusunan laporan keuangan jangka pendek dengan segera. Jika persediaan dicacat dengan menggunakan metode phisik, perhitungan jumlah phisik persediaan akan memakan waktu yang relative lama. Oleh karena iyu, harga pokok persediaan diperkirakan jumlahnya dengan menggunakan metode taksiran.
  2. Apabila terjadi suatu peristiwa yang tidak diinginakan seperti bencana alam, kebakaran, banjir dan sebagainya, maka metode taksiran ini dapat dipergunakan untuk menaksir jumlah persediaan yang telah musnah dan yang tersisa.
  3. Metode ini juga dapat dipergunakan untuk menaksir jumlah persediaan yang ada sebelum terjadi pembelian dan penjualan.

Terdapat dua metode taksiran yang sering digunakan yaitu :

  • Metode Laba Kotor

Harga pokok persediaan umumnya ditentukan berdasarkanpresentase laba kotor penjualan yang telah  ditetapkan sebelumnya. Presentase laba kotor biasanya dihitung berdasarkan data laba kotor dari periode-periode yang lalu. Dalam metode ini diperlukan data-data mengenai hasil penjualan, persediaan awal dan pembeliaan bersih (pembelian + biaya angkut pembelian – retur & potongan pembelian, disamping data mengenai presentase laba kotor). Berikut langkah-langkahnya:

Sumber :

https://kisahsejarah.id/