PARAGRAF / ALINEA

PARAGRAF / ALINEA

PARAGRAF / ALINEA

PARAGRAF / ALINEA

PARAGRAF / ALINEA

Alenia atau paragraf adalah

Karangan yang pendek / singkat yang berisi sebuah pikiran dan didukung himpunan kalimat yang saling berhubungan untuk membentuk satu gagasan. Dalam membuat alinea yang perlu diperhatikan adalah adanya kesatuan dan kepaduan dari beberapa kalimat. Kesatuan berarti seluruh kalimat dalam alinea membicarakan satu gagasan. Kepaduan berarti seluruh kalimat dalam alinea saling berkaitan mendukung gagasan tunggal alinea. Alinea diperlukan untuk mengungkapkan ide yang lebih luas dari kalimat.

Karangan singkat yang terdiri atas satu alinea dapat dikembangkan menjadi karangan panjang yang terdiri atas beberapa alinea. Dengan pengembangan itu ide karangan semakin meluas. Demikian peranan alinea dalam membangun karangan.

 

Syarat- Syarat Alinea

  • Adanya Kesatuan

Sebuah alinea dikatakan mempunyai kesatuan jika seluruh kalimat dalam alinea membicarakan satu ide pokok. Apabila dalam sebuah alinea terdapat kalimat yang menyimpang dari masalah yang sedang dibicarakan, berarti alinea tersebut memiliki lebih dari satu ide.

Contoh Alinea :

Pekerjaan saya sehari-hari adalah guru bahasa Indonesia. Bahasa Indonesia tidak hanya diajarkan di Indonesia, tetapi juga dimancanegara termasuk Amerika. Pernah terlintas di benak saya, suatu hari nanti mungkin saya akan menjadi guru bahasa Indonesia di Amerika.

Pekerjaan sehari-hari Clinton adlah Presiden Amerika. Jabatan itu diperolehnya melalui perjuangan yang gigih. Clinton termasuk Presiden Amerika yang popular.

Amerika adalah Negara kaya. Di Amerika perkembangan ilmu pengetahuan maju pesat. Di sana, semua bahasa yang besar termasuk bahasa Indonesia dipelajari untuk kepentingan politik Amerika.

 

Adanya Kepaduan

Kepaduan kalimat akan terwujud jika aliran kalimat dalam alinea berjalan mulus dan lancer serta logis. Selain dengan repetisi dan kata ganti, kepaduan dapat dijalin dengan kata atau frasa penghubung.

Contoh Alinea :

Salah satu presiden yang unik dan nyentrik di dunia ini adlah Abdurrahman Wahid. Beliau dapat terpilih menjadi presiden walaupun mempunyai penglihatan yang tidak sempurna. Presiden ke-4 Republik Indonesia ini diawal masa jabatannya terlalu sering melakukan kunjungan ke luar negeri sehingga mengundang kritik pedas terutama dari lawan politiknya. Kyai dari Jawa timur ini juga sering mengeluarkan pernyataan yang kontroversial dan inkonsisten. Akibatnya, mantan ketua PBNU ini sering diminta untuk mengundurkan diri dari jabatannya. Namun, Gus Dur tetap pada prinsipnya dan tidak bergening menghadapi semua itu.

 

Kepaduan dalam kalimat dapat dibangun dengan memperhatikan :

  1. Unsur kebahasaan
  • Repetisi

Pengulangan kata- kata yang cukup penting atau menjadi topic pembahasan.

  • Kata ganti

Kata yang dipakai untuk mengganti subyek pembicara

  1. kata ganti orang pertama (I) : aku, saya, ku,
  2. kata ganti orang kedua (II) : kamu, mu, kamu sekalian,
  3. kata ganti orang ketiga (III) : Anda, Dia, Beliau, mereka, nya.
  • Kata transisi : kata yang berada di antara kata ganti dan kata repetisi.

Macam-macam kata transisi :

  1. berhubungan dengan pertambahan;
  2. berhubungan dengan perbandingan;
  3. berhubungan dengan pertentangan;
  4. berhubungan dengan tempat;
  5. berhubungan dengan tujuan;
  6. berhubungan dengan waktu;
  7. berhubungan dengan singkatan.
  8. Perincian dan urutan isi paragraf :
  9. urutan waktu
  10. urutan logis
  11. urutan ruang
  12. urutan proses
  13. sudut pandangan/ point of view

Berdasarkan fungsinya, kalimat yang membangun alinea pada umumnya dapat diklasifikasikan atas dua macam, yaitu :

Kalimat Topik/kalimatpokok

Kalimat topik adalah kalimat yang berisi ide pokok atau ide utama alinea.

Ciri kalimat topik :

o Merupakan kalimat lengkap yang dapat berdiri sendiri

o Mengandung permasalahan yang potensial untuk dirinci dan diuraikan lebih lanjut

o Mempunyai arti yang cukup jelas tanpa harus dihubungkan dengan kalimat lain

o Dapat dibentuk tanpa bantuan kata sambung dan frasa transisi

 

Kalimat Penjelas/kalimat pendukung

Kalimat penjelas adalah kalimat yang berfungsi untuk menjelaskan atau mendukung ide utama kalimat.

Ciri kalimat penjelas :

o Sering merupakan kalimat yang tidak dapat berdiri sendiri (dari segi arti)

o Arti kalimat kadang-kadang baru jelas setelah dihubungkan dengan kalimat lain dalam satu alinea

o Pembentukannya sering memerlukan bantuan kata sambung dan frasa transisi

o Isinya berupa rincian, keterangan, contoh dan data tambahan lain yang bersifat mendukung kalimat topik

Sumber : https://blog.fe-saburai.ac.id/pengertian-jenis-ciri-contoh-jaringan-meristem/