Pembentukan PNI


Pembentukan PNI

Pada mulanya pembentukan partai nasional Indonesia ini bertujuan untuk menjadikannya sebagai partai tunggal di Indonesia yang baru merdeka. Adapun susunan pengurus Partai Nasional Indonesia diantaranya sebagai berikut :

Pemimpin Utama : Ir. Sukarno

Pemimpin Kedua : Drs. Moh. Hatta

Dewan Pemimpin : Mr. Gatot T

Mr. Iwa K.

Mr. A.A. Maramis

Sayuti Melik

Mr. Sujono

Pembentukan BKR

Pada umumnya golongan muda menyambut kecewa pidato presiden tersebut. Karena mereka menginginkan agar segera dibentuk Tentara Nasional. Tetapi sebagian yang lain, utamanya bekas tentara PETA, KNIL dan Heiho menanggapinya dengan segera membentuk BKR di daerahnya sebagai wadah perjuangan. Di Jakarta bekas tentara PETA membentuk BKR Pusat agar BKR-BKR daerah dapat dikoordinasikan. KASMAN SINGODIMEDJO, bekas daidanco Jakarta, terpilih sebagai pimpinan BKR Pusat. Setelah Kasman diangkat sebagai Ketua KNIP, ketua BKR digantikan oleh Kaprawi, bekas daidanco Sukabumi.

BKR hanya bertugas sebagai penjaga keamanan umum di daerah-daerah di bawah koordinasi KNI daerah. Susunan pengurus BKR Pusat adalah sebagai berikut:

  • Kaprawi (Ketua Umum),
  • Sutalaksana (Ketua I),
  • Latief Hendraningrat (Ketua II)
  • Dibantu oleh Arifin Abdurachman, Mahmud dan Zulkifli Lubis.
  1. Kabinet Presidentil Pertama

Susunan Kementerian Pertama sesuai dengan ketentuan UUD 1945 ditetapkan pada tanggal 2 September 1945 yang dipimpin sekaligus oleh Presiden Sukarno. Susunan kabinet pertama RI tersebut sebagai berikut :

  1. Perdana Menteri : Presiden Sukarno
  2. Menteri Dalam Negeri : R.A.A. Wiranatakusumah
  3. Menteri Luar Negeri : Mr. Akhmad Subardjo
  4. Menteri Kehakiman : Prof. Dr. Soepomo, SH
  5. Menteri Kemakmuran : Ir. D.P. Surakhman
  6. Menteri Keuangan : Mr. A.A. Maramis
  7. Menteri Kesehatan : dr. R. Boentaran M.
  8. Menteri Pengajaran : Ki Hajar Dewantara
  9. Menteri Sosial : Mr. Iwa Kusumasumantri
  10. Menteri Penerangan : Mr. Amir Syarifuddin
  11. Menteri Perhubungan : R. Abikusno Cokrosuyoso
  12. Menteri Keamanan Rakyat : Suprijadi
  13. Menteri Pekerjaan Umum : R. Abikusno Cokrosuyoso
  14. Menteri Negara : K.H. Wachid Hasjim
  15. Menteri Negara : Dr. M. Amir
  16. Menteri Negara : Mr. R.M. Sartono
  17. Menteri Negara : R. Otto Iskandardinata
  18. Menteri Negara : Mr. A.A. Maramis

Baca juga: