Dekan Fakultas Teknis UNS ini menyebut, terdapat garebeg kreatif yang menampilkan pameran dan bazar produk kreatif karya mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan dan alumni. Beberapa kegiatan seminar juga dikaitkan dengan kreativitas antara lain, Seminar Nasional Pengembangan Bisnis Kreatif Berbasis Teknologi serta Konferensi Internasional bertajuk Digital Literacy and Library-based Creative Knowledge in the Digital Era. Berbagai acara lain juga semakin menyemarakkan Dies Natalis. Antara lain dalam bidang pengabdian masyarakat dilaksanakan penyuluhan, pemeriksaan dan konsultasi kesehatan gratis, pemberdayaan masyarakat serta pengembangan desa wisata. Sedangkan di bidang olahraga ada lomba Lari Marathon Nasional UNS 11K yang sudah rutin diselenggarakan serta Turnamen Sepak Bola KU 11 dan 14 Tahun se-Jawa memperebutkan Piala Rektor. Dalam bidang seni dan budaya akan diisi oleh bermacam event seperti pergelaran wayang kulit kolosal dengan 7 dalang. “Dan secara khusus tahun ini akan menyuguhkan pentas ketoprak pejabat yang berjudul Wahyu Ngedhaton. Tidak ketinggalan kegiatan Ikatan Alumni (IKA) UNS semakin melengkapi kemeriahan dies dengan event Glow Run serta Sharing on Excellent,” pungkasnya.

Puncak Dies Natalis ke-42, UNS Berikan Penghargaan ke Wapres JK

Puncak Dies Natalis ke-42, UNS Berikan Penghargaan ke Wapres JK

Puncak Dies Natalis ke-42, UNS Berikan Penghargaan ke Wapres JK

Puncak Dies Natalis ke-42, UNS Berikan Penghargaan ke Wapres JK

 

 

Pemberiaan penghargaan UNS Award kepada Wakil Presiden (Wapres) Muhammad Jusuf Kalla (JK) menjadi puncak acara Dies Natalis Univeritas Sebelas Maret (UNS) Solo pada 12 Maret 2018 mendatang. JK dinilai sosok yang memiliki jasa besar di bidang sosial dan kemanusiaan.

Rektor UNS Solo, Prof Ravik Karsidi mengemukakan pemberian UNS Award kepada Wapres JK telah melalui seleksi dan ditetapkan oleh senat. Sosok JK dinilai selama ini memberikan sumbangan yang besar terhadap bangsa dan negara. Seperti kiprahnya sebagai Ketua Palang Merah Idonesia (PMI) dan Ketua Dewan Masjid.

“Jasanya juga sangat besar di bidang perdamaian di Aceh, Poso, dan Maluku,” ujar Ravik Karsidi di Solo, Jawa Tengah, Kamis (1/3/2018).

Sehingga Wapres di era pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Presiden Joko Widodo (Jokowi) tersebut sangat layak mendapat penghargaan UNS Award di bidang sosial dan kemanusiaan. Pihaknya telah melakukan konfirmasi kepada JK dan siap hadir saat sidang senat terbuka Dies Natalis UNS ke-42. UNS juga akan memberikan penganugerahan penghargaan kepada 11 alumni berprestasi.

Dengan usianya ke-42, universitas negeri di Kota Solo

tersebut tengah menuju status Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTN-BH) dan memiliki visi menjadi perguruan tinggi kelas dunia. “Dengan usia yang semakin matang, tema peringatan dies tahun ini diharapkan menjadi penanda bagi segenap civitas akademika agar berpikir dan berkarya semakin kreatif,” tandasnya.

UNS percaya kemampuan mengembangkan ide–ide baru yang unik, segar dan tidak biasa (out of the box) sangat dibutuhkan dalam pengelolaan perguruan tinggi di era seperti sekarang. Perubahan yang sangat cepat membutuhkan inovasi dan terobosan kreatif sehingga bisa membawa UNS menjadi universitas yang semakin diperhitungkan di kancah nasional maupun internasional.

Pihaknya bersyukur karena UNS terus konsisten

berada pada deretan perguruan tinggi unggul Klaster 1 versi Kementerian Riset, Teknologi dan Perguruan Tinggi (Kemenristek Dikti). Perhatian pada modal kreativitas juga sejalan dengan visi pemerintah, yakni Nawa Cita yang menekankan ekonomi kreatif sebagai satu kekuatan baru untuk mempercepat pembangunan.

Sebagai catatan, dua tahun terakhir UNS melalui Lembaga Penelitian dan Pengembangan Masyarakat (LPPM) dipercaya oleh Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) untuk menyusun standarisasi usaha kreatif. Sejalan dengan tema kreativitas, beragam kegiatan dalam rangka Dies Natalis ke-42 UNS dikemas dalam bingkai kreatif. Misalnya event The 2nd Sebelas Maret Internasional Festival (Semarfest) yang akan disii kegiatan karnaval, dan pameran produk unggulan.

Selain itu juga ada panggung hiburan, jalan sehat serta layanan 1000 E-KTP, serta garebeg kreatif. “Karnaval akan menggambarkan perpindahan kampus UNS dari Pagelaran Keraton Kasunanan Surakarta menuju Kentingan dengan menampilkan kirab karya-karya UNS dan mitra. Panggung hiburan akan menyajikan berbagai karya seni dan pertunjukan warga kampus,” timpal Ketua Panitia Dies Natalis UNS ke 42 Dr Sholihin As’ad.

Dekan Fakultas Teknis UNS ini menyebut

, terdapat garebeg kreatif yang menampilkan pameran dan bazar produk kreatif karya mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan dan alumni. Beberapa kegiatan seminar juga dikaitkan dengan kreativitas antara lain, Seminar Nasional Pengembangan Bisnis Kreatif Berbasis Teknologi serta Konferensi Internasional bertajuk Digital Literacy and Library-based Creative Knowledge in the Digital Era.

Berbagai acara lain juga semakin menyemarakkan Dies Natalis. Antara lain dalam bidang pengabdian masyarakat dilaksanakan penyuluhan, pemeriksaan dan konsultasi kesehatan gratis, pemberdayaan masyarakat serta pengembangan desa wisata. Sedangkan di bidang olahraga ada lomba Lari Marathon Nasional UNS 11K yang sudah rutin diselenggarakan serta Turnamen Sepak Bola KU 11 dan 14 Tahun se-Jawa memperebutkan Piala Rektor.

Dalam bidang seni dan budaya akan diisi oleh bermacam event seperti pergelaran wayang kulit kolosal dengan 7 dalang. “Dan secara khusus tahun ini akan menyuguhkan pentas ketoprak pejabat yang berjudul Wahyu Ngedhaton. Tidak ketinggalan kegiatan Ikatan Alumni (IKA) UNS semakin melengkapi kemeriahan dies dengan event Glow Run serta Sharing on Excellent,” pungkasnya.

 

Sumber :

http://bpbd.lampungprov.go.id/blog/penjelasan-tumbuhan-paku/