Risiko nilai tukar


Risiko nilai tukar

Untuk harga ditetapkan dengan mata uang tertentu, yang idealnya mata uang standar internasional Dollar Amerika (US.$). Biasanya eksportir berusaha untuk melindungi dirinya terhadap nilai tukar ini dengan cara membeli valuta asing dengan penyerahan kemudian (option contract) yang dikenal dengan istilah Hedging/swap.

  1. Risiko hukum

Peraturan dan hukum di negara asing yang tertentu sulit kita ketahui, yang mungkin saja merugikan pihak eksportir, dan jika ada problem dalam transaksi dagang tentunya harus ada perwasitan internasional (international commercial arbitration) seperti yang diatur oleh pengadilan arbitrase internasional dari kamar dagang internasional.

  1. Risiko bonafiditas

Umumnya eksportir tidak mengetahui secara pasti atau mengukur tingkat kemampuan eksportir/buyer. Dan untuk mencegah risiko jika terjadi wan prestasi dikemudian hari, dapat dilakukan dengan tindakan preventif sebagai berikut:

  1. Minta bantuan/referensi dari bank, atas perdagangan RI di KBRI.
  2. Membuat kontrak dagang ekspor yang rapi, teliti, dan membuat ketentuan hukum, yang menyangkut keamanan pembayaran dan mutu barang.
  3. Mempergunakan syarat perdagangan sesuai Incoterm-1990 secara tepat.
  4. Dalam kontrak dagang membuat ketentuan tentang penalty serta proses penyelesaian sengketa.

sumber :
https://office1.co.id/gangster-fight-apk/