Sejarah Ilmu Kedokteran

Sejarah Ilmu Kedokteran

Sejarah Ilmu Kedokteran

Sejarah Ilmu Kedokteran

Sejarah Ilmu Kedokteran

Apa itu Kedokteran?

Kedokteran adalah suatu ilmu & suatu seni yang mempelajari tentang penyakit, serta cara-cara untuk melakukan penyembuhannya. Ilmu kedokteran adalah cabang ilmu kesehatan yang mempelajari tentang bagaimana cara mempertahankan kesehatan manusia, & mengembalikan manusia pada keadaan sehat dengan upaya pengobatan pada penyakit, & cedera. Ilmu kedokteran mencakup berbagai pengetahuan tentang sistem pada tubuh manusia, & penyakit serta pengobatannya, & penerapan dari pengetahuan itu.
Ilmu kedokteran/ pengobatan berbagai penyakit yang ada sekarang ini, tidak muncul begitu saja. Ilmu ini telah di cari, dipelajari serta dikembangkan sejak ribuan tahun yang lalu. Pada mulanya, sebagian besar kebudayaan dalam masyarakat awal menggunakan tumbuh-tumbuhan (herbal), & hewan guna upaya pengobatan. Itu sesuai dengan kepercayaan magis yang mereka yakini yaitu animisme, sihir, & dewa-dewi. Masyarakat animisme percaya bahwa benda mati juga mempunyai roh serta mempunyai hubungan dengan roh leluhur mereka.

Ilmu kedokteran berangsur-angsur telah mengalami perkembang di berbagai tempat yang terpisah yakni di Mesir kuno, Tiongkok kuno, India kuno, Yunani kuno, Persia, dan lain sebagainya. Antara 1400-an terjadilah perubahan besar yaitu pendekatan ilmu kedokteran terhadap Sains. Hal tersebut memicu adanya penolakan–penolakan ,sebab tidak sesuai dengan fakta yang ada saat itu terhadap berbagai hal yang dikemukakan oleh tokoh-tokoh pada masa lampau (bandingkan dengan penolakan Copernicus pada teori astronomi Ptolomeus).

Metode pengobatan pada zaman Mesir Kuno

sekitar tahun 2.600 SM, di Mesir sudah ada dokter/ ahli pengobatan. Telah tercatat dokter pertama yang telah ada di Mesir di tahun 2.600 SM, yakni bernama Imhotep. Imhotep terkenal dengan pengetahuannya dalam ilmu faal & penyakit. Perlu diketahui juga bahwa umumnya, dokter-dokter di Mesir kuno menghabiskan waktu beberapa tahun guna belajar di sekolah yang saat itu masih berupa kuil. Mereka kemudian belajar serta berlatih bagaimana bertanya, memeriksa, & memperlakukan orang sakit. Di samping itu, mereka pun terbiasa memberikan resep obat. Resep obat itu berisi obat yang sampai sekarang ini nyatanya masih digunakan dipakai di dunia kedokteran. Menurut catatan dalam sejarah, orang Mesir pada masa lampau telah mengenal dokter gigi sebagai sebuah profesi yang samgat penting.

Ilmu Kedokteran pada masa Cina Kuno

Dokter di Cina percaya bahwa penyakit dipengaruhi oleh ketidak seimbangan Yin & Yang yang ada di tubuh. Obat & perawatan diberikan untuk menyeimbangkan kembali Yin dan Yang itu. Sampai sekarang ini, ratusan obat herbal serta teknik pengobatan Cina tetap dipakai untuk upaya menyembuhkan berbagai macam penyakit. Teknik pengobatan Cina yang sampai sekarang ini tetap digunakan yakni akupuntur. Pada umumnya, pengobatan Cina itu didasarkan pada buku kedokteran kuno terkenal yang berjudul Nei Ching. Nei Ching di tulis oleh Kaisar Huang Ti pada 479-300 SM. Dokter Cina sangat pintar mengobati luka, patah tulang, alergi, & penyakit-penyakit lain sebagainya. Mereka mempunyai kemampuan mendiagnosis pasien dengan bertanya tentang gejala yang dirasakan, makanan yang di makan, serta penyakit yang pernah diderita sebelumnya. Disamping iu juga, ternyata mereka juga biasa memeriksa denyut nadi pasien.

Ilmu Kedokteran pada masa Arab Kuno

Pada abad ke-7 M, terdapat banyak ilmu-an Arab yang hebat dalam berbagai ilmu pengetahuan. Ilmuan-ilmuan Arab itu ternyata menguasai berbagai ilmu pengetahuan, termasuk juga ilmu kedokteran & kesehatan. Dokter & ilmu-an hebat yang berasal dari Arab, diantaranya adalah Al-Razi. Al-Razi adalah dokter pertama yang mempunyai keahlian dalam mengidentifikasi penyakit cacar & campak. Pada zamanya, Al-Razi adalah seorang dokter yang paling agung serta sangat produktif dalam menulis buku. Oleh sebab itu, kemasyuran Al-Razi tidak hanya di dunia timur, namun juga sampai di dunia barat sehingga beliau diberi gelar The Arabic Galen. Bukunya yang berjudul al-Hawi adalah ensiklopedia mengenai terapeutik yang di tulis sendiri oleh Al-Razi. Buku itu sangatlah tebal, beratnya bahkan mencapai 10 kg. Karyanya itu begitu sangat berharga & kemudian dijadikan buku rujukan di Eropa.
Ilmu kedokteran yang telah dipraktikkan pada masa sekarang ini, perlu diketahui bahwa awalnya berkembangnya pada akhir abad ke-18, & awal abad ke-19 di negara Inggris (oleh William Harvey, abad ke-17), Jerman (Rudolf Virchow) & Perancis (Jean-Martin Charcot, Claude Bernard). Ilmu kedokteran modern, kedokteran “ilmiah” (di mana semua hasil- hasilnya sudah diujicobakan) sehingga menggantikan tradisi awal kedokteran Barat, herbalisme, humorlasime Yunani, & semua teori pra-modern. Hal itulah yang menjadikan pusat perkembangan ilmu kedokteran beralih ke Britania Raya, & Amerika Serikat pada awal 1900-an (oleh William Osler, Harvey Cushing).
Praktek kedokteran mengombinasikan sains & seni. Sains & teknologi adalah bukti dasar atas berbagai masalah klinis dalam kehidupan masyarakat. Seni kedokteran adalah penerapan pengabungan ilmu kedokteran, intuisi, & keputusan medis untuk menentukan diagnosis yang tepat & sebuah perencanaan perawatan guna masing-masing pasien serta merawat pasien sesuai dengan apa yang dibutuhkannya.
Baca Artikel Lainnya: