Syari’ah, Mu’amalat, dan Masalah Ekonomi.


Syari’ah, Mu’amalat, dan Masalah Ekonomi.

Manusia diatur dalam Islam baik hubungannya dengan Allah, maupun hubungannya dengan sesama manusia yang dalam Islam disebut dengan syari’ah. Kemudian, syari’ah ini dibagi menjadi dua yaitu, ibadah yang mengatur hubungan manusia dengan Allah, sedangkan mu’amalah adalah syari’ah yang mengatur hubungan antar sesama manusia.

Kegiatan ekonomi sebagai salah satu bentuk hubungan manusia dengan manusia yang lain yang berarti masuk ke ranah mu’amalah. Namun demikian, masalah ekonomi tidak lepas sama sekali dari akidah, akhlak, dan ibadah, sebab menurut perspektif Islam perilaku ekonomi harus selalu diwarnai oleh ketiga aspek tersebut. Identifikasi kegiatan ekonomi dari syari’at mu’amalah ini dilakukan hanya untuk menjelaskan konstruksi ajaran Islam secara keseluruhan.

  1. Manajemen Investasi Syari’ah
  2. Pengertian Dan Landasan Filosofis Manajemen Investasi Syari’ah

          Pengertian manajemen investasi syari’ah

Manajemen investasi adalah manajemen profesional yang mengelola beragam sekuritas atau surat berharga seperti saham, obligasi, dan aset lainnya seperti properti dengan tujuan untuk mencapai target investasi yang menguntungkan bagi investor.

Sedangkan manajemen syari’ah adalah seni dalam mengelola semua sumber daya yang dimiliki dengan tambahan sumber daya yang telah tercantum dalam kitab suci atau yang telah diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW.

Jadi, manajemen investasi syari’ah adalah suatu kegiatan atau seni mengelola modal atau sumber-sumber penghidupan ekonomi maupun sumber daya, secara profesional untuk masa depan, baik di dunia maupun di akhirat sesuai dengan syari’at dan prinsip-prinsip yang diajarkan oleh Rasulullah SAW.

Syari’ah, Mu’amalat, dan Masalah Ekonomi.

  1. Landasan Filosofis Manajemen Investasi Syari’ah

Kegiatan investasi yang merupakan bagian dari mu’amalah dianggap dapat diterima, kecuali terdapat implikasi dari dalil Al-Qur’an dan al-Hadis yang melarangnya secara eksplisit maupun implisit. Oleh karena itu, investasi tidak lepas dari landasan normatif etika yang bersumber dan diilhami oleh ajaran Islam yaitu Al-Qur’an dan al-Hadis.

Dengan demikian, ada dua hal pokok yang menjadi landasan dalam berinvestasi, yaitu Al-Qur’an dan al-Hadis, serta hukum-hukum yang bersumber dari keduanya. Maka jelaslah bahwa investasi harus seiring dengan syari’ah yang menjadi panduan dalam bertindak.

sumber :

https://multiply.co.id/lumino-city-apk/