Unsur Budaya Demokrasi


Prinsip Budaya Demokrasi

Prinsip budaya demokrasi yaitu suatu penerapan dari prinsip-prinsip demokrasi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara sehingga menjadi budaya demokrasi. Prinsip-prinsip budaya demokrasi adalah sebagai berikut,
1. Adanya sebuah jaminan hak asasi manusia, adalah hak dasar yang melekat dari sejak lahir merupakan anugerah Tuhan Yang Maha Esa untuk tidak boleh dirampas oleh siapapun termasuk bagi negaranya.
2. Persamaan kedudukan di depan hukum, supaya tidak terjadi diskriminasi dan ketidakadilan bagi siapapun yang melanggar hukum wajib menerima sanksi sesuai dengan hukum yang berlaku.
3. Adanya suatu pengakuan hak politik, seperti berkumpul, beroposisi, berserikat dan mengeluarkan pendapat.
4. Pengawasan atau kontrol terhadap pemerintah, dengan demokrasi itu sendiri
5. Pemerintah berdasar konstitusi, supaya tidak adanya penyalahgunaan kekuasaan yang dilakukan oleh pemerintah terhadap rakyatnya.
6. Terdapat saran atau kritip rakyat yangmengenai kinerja pemerintah dengan media massa atau wakil rakyat sebagai tempat penyalur aspirasi rakyat.
7. Pemilihan umum bebas, jujur dan adil
8. Adanya kedaulatan rakyat.
D. Unsur Budaya Demokrasi
1. Keterlibatan Rakyat dalam mengambil sebuah keputusan politik
2. Tingkat persamaan hak di antara warga negara.
3. Tingkat kebebasan dan kemerdekaan yang diberikan pada atau dipunyai oleh warga negara.
4. Sistem Perwakilan, Sistem ini dilakukan karena demokrasi langsung hanya berfungsi efektif dalam suatu negara yang wilayah negaranya kecil dan jumlah penduduknya sedikit.
5. Sistem pemilihan dan ketentuan mayoritas, sistem pemilu ini dilaksanakan untuk mengisi sebuah jabatan-jabatan kenegaraan. Dan hendaknya dilaksanakan secara jujur dan adil, sehingga terpilih pejabat kelembagaan negara yang memiliki integritas dan berkualitas.

E. Permasalahan Budaya Demokrasi

Pada makalah ini kita akan membahas tentang permasalahan budaya demokrasi, akan tetapi kita akan menfokuskannya pada persoalan politik, khususnya pemilu. Dimana sesuai yang kita ketahui bersama bahwasanya sudah menjadi rahasia umum setiap ada pemilihan umum pasti ada yang namanya “serangan fajar” entah itu berupa uang, sembako atau modus-modus yang lain. Hal ini menjadi masalah yang sangat vital karena berjalan terus-menerus seiring berjalannya pemilu di Indonesia. Lantas, bagaimana cara untuk mengatasi maslah tersebut? Dalam makalah ini akan mencoba membahasnya dengan menggunakan penerapan budaya demokrasi dalam mengatasi permasalahan diatas, karena kejujuran dalam pemilu sendiri merupakan salah satu unsur dan prinsip dalam budaya demokrasi.
Dalam era Orde Reformasi seperti sekarang, sebagian rakyat yang masih miskin, dan mempunyai budaya kemiskinan, memengaruhi kelakuan politik mereka, sehingga memberi dampak politik dalam pelaksanaan demokrasi. Demikian pula dalam partisipasi politik, baik pemilu Presiden/Wakil Presiden maupun pemilu parlemen/legislatif di semua peringkat (nasional, provinsi dan kabupaten/kota), pemilihan Kepala Daerah (Gubernur/Wakil Gubernur, Bupati/Wakil Bupati, Walikota/Wakil Walikota), masalah politik uang mempunyai pengaruh yang besar dalam merubah pilihan para pemilih.

Sumber: https://vds.co.id/