Wakil Bupati Mojokerto Resmikan 8 Sekolah di Lingkup Dinas Pendidikan


Wakil Bupati Mojokerto Resmikan 8 Sekolah di Lingkup Dinas Pendidikan

Wakil Bupati Mojokerto Resmikan 8 Sekolah di Lingkup Dinas Pendidikan

Wakil Bupati Mojokerto Resmikan 8 Sekolah di Lingkup Dinas Pendidikan
Wakil Bupati Mojokerto Resmikan 8 Sekolah di Lingkup Dinas Pendidikan

Gedung baru UPT SDN Mojosari diresmikan Wakil Bupati Mojokerto, Pungkasiadi

, didampingi Wakil Ketua TP PKK Yayuk Pungkasiadi, Forkopimda dan jajaran perangkat daerah. Peresmian SDN Mojosari juga sekaligus menjadi peresmian delapan gedung sekolah lainnya di lingkup Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto.

Yakni SDN Canggu, SDN Pacet 2, SMPN 1 Dawarblandong, SMPN 1 Pungging, SMPN 2 Trowulan, SMPN 2 Mojoanyar, SMPN 2 Sooko dan SMPN 1 Kemlagi. Dalam arahannya, Wakil Bupati mengatakan, jika tugas pemerintah adalah mencukupi sarana dan prasarana sebaik mungkin salah satunya sarana pendidikan.
Baca Juga:

Rawan Peredaran Narkoba, Ini Langkah Pemkot Mojokerto
Pemkot Mojokerto Targetkan 122 Bidang Tersertifikat
HUT Kemerdekaan, Pemkot Mojokerto Lakukan Pemutihan Denda PBB
Wali Kota Mojokerto Sidak Proyek Rehabilitasi Saluran Air, Ini Harapannya
Walikota Mojokerto Berangkatkan 2.890 Peserta Gerak Jalan Pelajar 2019

“Sarana dan prasarana masyarakat di Kabupaten Mojokerto harus lengkap dan memadai.

Salah satunya di bidang pendidikan. Pemerintah terus menerus melakukan perbaikan. Karena pendidikan adalah pelayanan paling dasar selain kesehatan. Anggaran pendidikan kita targetkan 20 persen,” ungkapnya, Jumat (8/2/2019).

Pentingnya sarana dan prasarana untuk menunjang proses pendidikan, lanjut orang nomor dua di Kabupaten Mojokerto ini, diatur oleh Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem pendidikan Nasional. Dimana setiap satuan pendidikan formal dan non formal menyediakan sarana dan prasarana yang memenuhi keperluan pendidikan sesuai dengan pertumbuhan dan perkembangan potensi fisik, kecerdasan intelektual, sosial, emosional dan kewajiban peserta didik.

“Sarana dan prasarana pendidikan juga digunakan untuk mempermudah pemahaman siswa tentang

materi ajar yang disampaikan. Ketika sarana dan prasarana tepat, kegiatan belajar mengajar menjadi lebih efektif, efisien, lebih bermakna, berkualitas serta menyenangkan,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto, Zaenal Abidin mengatakan, jikaprogram Dinas Pendidikan yakni penerapan pendidikan karakter kepada siswa didik. “Kita menekankan pentingnya penerapan pendidikan karakter kepada siswa SD dan SMP melalui pelestarian ekosistem,” ujarnya.

 

Baca Juga :